Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Nilai

Hmmm bicara Aktivis.. Apakah mereka yang berteriak-teriak sambil memegang megaphone ? Bisa juga kataku Apa mereka yang membawa bendera-bendera simbol perkumpulan itu? Bisa juga kataku Simbolis simbolis simbolis Semuanya aktivis saya kira, Si lantang akan maju memegang megaphone Si kuat akan maju menenteng bendera Si pintar mungkin menyusun strategi pembebasan Si pemalu mungkin semangat teman-temannya Memang unik Tuhan menciptakan tak ada sama, Wangi jas bersimbol kadang bisa bau amis Nilai yang tertanam kadang lebih berbuah dari pada nilai yang tampak dipermukaan. Yang dipermukaan kadang juga cerminan dari apa yang tertanam. Setiap pandang 03 2020

Perayaan

  Hari dimana ulang tahun bukan lagi sebuah perayaan, Hari dimana kau tak ingin dilahirkan. Untuk di masa ini. Karna waktu dalam genggaman namun bukan kendalimu, yang lalu, sekarang, dan yang akan datang. Namun apa beda jika aku hanya menonton kepingan penglihatan yang ku tahu suka atau tidak suka tetap bergulir terjalani. Ketika hati sudah tak dalam kendali,  Hidup seakan melihat kepingan penglihatan yang akan tahu akhirnya. Akan berulang sampai menyatu, yang tak bisa menyatu entah ribuan tahun terlewati pada tempat ruang waktu yang entah dunia mana,, Benar kata filsuf, sosiolog maupun orang masyhur dengan karya atau kisah hidupnya yang menggugah jiwa, memandikan pikiran dari lumpur-lumpur penutup hidayah. Tiada obat bagi orang gila kecuali bertemu penyebabnya, bagaimana bila menepi layaknya pengikut Budha hilang dari bingar, yang dijunjung pedoman menjadi kholifatul fil ard menyeimbangkan sosial, alam dan iman. Pada diantara itu apa mampu bila lesu bak Qais si gila. Bila saj...

Tobat Ingatan

Tidak untuk mengais jejak lalu untuk dipijaki lagi ,, Kepesisir untuk bertaubat dari kenangan lalu, Mensucikan kepala dari hadas cita-cita bahagia bersama. Aga r trauma dosa mencintai selain pencipta tidak terlalu lama. Ke kanan jalan tol bebas hambatan. 28 11 2020

hanya hidup

  Mari selesaikan satu-persatu, kau ingin jadi penulis, gitaris, pelukis, pendakwah..? Dan apakah masih lezat cita-cita saat lansia. Hidup damai memang cita-cita indah Namun bukanlah hidup jika hanya soal indah-indah apa yang diinginkan hatimu ketika kelaparan? Makan pekerti atau makan sari pati. bergerak maju bersama sejarah tunggangan pengetahuan, atau masa bodoh lalu dilindas roda sejarah.

to have or to be

            Apa bedanya aku dengan orang tak beragama, jika hanya taqlid buta, pakaianku menjadi tolak ukur ketaatan beragama, semakin mengetahui bila diri ini tak mengetahui, jauh .. sangat berjarak dengan yang dinamai pengetahuan, bila ada yang bertanya demi apa kamu belajar? Demi menyelamatkan diri sendiri dari tabir-tabir pekat, semakin berfikir tidak akan  cukup waktu menyingkap tabir, karna takut tak mengenali Tuhan jika syariat-syariat dijalankan membabi buta. Karna memang demi masa sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Belum lagi mengerti sejarah manusia, dunia ,alam semesta, apalagi kitab klasik, kitab kuning dan sejenisnya yang notabene bahasa asing yang dikulik dan  berguru, untuk bersuarapun tak memiliki dasar, ngawang tak punya pijakan, disebut apa aku ini sekarang? Bayi Penasaran dalam perawakan tua?          Y ang masih berada diruang waktu bumi, kesempatan masih, boleh merangkak walau ...

Qalbun

 Malam ini yang dinamai qalbun sudah kucongkel habis sampai pada bekas-bekasnya,, muhasabah sepenuhnya, sepenuhnya kuserahkan , pada peletakannya nanti sudah dipastikan dirahmati Tuhan. Karna demi satu kalimat "Maa fii qalbi ghoirullah" Yang dilindungi jegenap jiwa. 11 08 2020

Dunia Nyata

 Ringkih kulihat, bola mata sorot ratapan pada ketidakmungkinan.. Betis dan atot-otot lenganmu menyuarakan kepasrahan, sampai terdengar pada ruangku didalam mendobrak-dobrak pada kucuran air mata, Berita telah menyeruah pada bibir yang terkunci Seorang hambaMu yang sama di tahun silam, yang kini melawan dan menghadapi seolah kejatuhannya dimengerti. Saat melawan takdir dan bertanding, yakinlah tiada jalan lain, selain kepasrahan, ketika tahu takdir membuatmu berlutut. Bukan tetang putus asa, Ini asa yang diputus, lalu kau hadapi dengan sadar.. 16 08 2020

Akhiran

Swarga awalan, dan akhiran? Setelah serangkaian panjang perjalanan, Setelah waktu diciptakan.. Perjanjian sang Maha Kasih, Pada rahim dari sang Rakhim, Aku, Melalui siklus, hanya halus tak terpandang yang terbawa pada mahsyar,, Menjadi takut terusir ditelaga, Seberapa lama temponya, Untuk kepadaMu kami kembali. 04082020

Nihilisme

Bila orang nihilisme berubah pikiran, coba, setidaknya selama didunia ini, makan dan jalan-jalan bisa kau nikmati..  apa yang kau sukai? ini sedang ditaman hiburan asal kau tahu, jungkat jungkit, roller coaster silahkan pilih.. Bukan malah bunuh diri diusia muda. Terkutuk sudah sisa waktunya Nadinya melemah karna cupet. Dan jangan tanya oksigen jelas tidak lancar dari kaki sampai kepala. 160720 Aminah Wd

Kalkulasi

Juni bulan berpuisi, Dari kumpulan perenungan panjang, Kusimpulkan hasil kalkulasi perundingan. Pada pesisir yang beriak dan anginnya yang menggoyang-goyangkan kelapa tua. Sekarang aku kabarkan, yang tersinya hanya buihnya yang melebur bersama udara dan anginnya yang oleh awan dihujankan pada lautnya,  01 Juni 2020 Aminah Wd 

LEPAS, BEBAS

Tuhan apa yang harus aku doakan sekarang, Aku tidak pernah merasa senyaman ini duduk di kursi plastik dapur usangku Diantara kerumunan nyamuk berngiangan, perekam lamaku, gitar dan suaraku bersahutan, kebetulan itu Not Today oleh Imagine Dragon.. Tak lagi aku dengarkan saat mataku mulai menembus pintu dan berjalan jalan menuju pikirku.. Pikirku disini,  Tapi aku disana.. Berenang-renang mengawang-awang kedamaian,, Kukira aku lepas, saat aku Bebas🌺 Maret 2020

Tongkat sihir

Demi Tuhan aku mengenangmu, menatap benda mati itu melayang hilang ke putaran waktu Tiada yang lebih ajaib ketimbang waktu itu. Sihir sihir sudah disebar, hidup dimasa kini, detik yang membeku membuat sekeliling mudah ditangkap indra, Menggantung b erbandulan sebelum hujan. Dikenangkan di dinding-dinding langit, Hal baik terulang ketika putaran sesuai tarikan. Menjentikkan jari, ini terjadi..  🍧

YANG KAU SANDARI

Merumuskan kerumitan dirinya yang sebenarnya tak terumuskan. Suatu upaya tanpa akhir memahami kenyataan yang mungkin tak akan pernah tuntas terjelaskan. Sekali lagi mengingatkan akan hakikat dunia yang tidak ada apa-apanya. Sifat manusia yg kau hormati dan banggakan nyatanya belum kau selami, sehingga masih kau tuntut sesempurna Tuhan. Dan seakan Tuhan sedang berkata tidak ada yang lebih baik kecuali aku. Atau Tuhan sedang cemburu. Saat hati manusia siapapun itu yang kau anggap lentera Tuhan, yang kau anggap itu menerangi, tapi sekali lagi kau diingatkan ada lentera yang lebih terang, abadi dan tidak padam. Berkaca pada kecemburuan Tuhan yang begitu tegas terhadap para Nabi.  Kepada Nabi Adam, karena terbujuk memakan buah Khuldi yang dilarang. Akibatnya Nabi Adam diusir dari surga.  Selain itu, ada Nabi Yakub yang terpukau dengan ketampanan putranya Yusuf yang membuat heboh para wanita Mesir. Karena hal itu Tuhan memisahkan keduanya selama sepuluh tahun. Da...

BECAK

Aku yakin dia tidak pulang dua hari ini.. Aku tidak yakin dia sudah makan, Yang aku tahu dia itu renta, tidur dengan kaki ditekuk pada becak/rumahnya. Aku takut bertanya, barangkali dia itu kaum Sinis yang tinggal di sebuah tong 400SM di Athena.. Maka tidak mudah mencuri kebahagiaan darinya Barang kali aku tidak dibutuhkan., Yang bahagianya melebihiku.. Disore hari dia hilang, Mungkin ku coba besok.. A.W. 8-9 April 2020

Do'a Keselamatan

Diam diam aku menyelinap di sela-sela jemari sapamu Tak biasanya aku menundukkan kepala Menenangkan pikirku yg berdansa diantara badai Berdo'a dg kalimat kecewa, putus asa dan Bahagia. Kecewa diri akanku. Putus asa akan harapku, Bahagia akannya.. Do'a keselamatan Semoga ridho pencipta mengalir dilangkahnya Mimpi-mimpinya dilangit segera dibumikan. Percayalah! Tidak ada yg meninggalkan, kecuali pikirmu kalut, kamu lupa dunia ini berkerja padamu, segenap badani,jasmani, rohani dan do'a keselamatan ini, menyertaimu... A.W  Maret 2020

PUAN SIAPA

Kali ini menghampiri Dengan wewangian tanah basah. Menetesi kemarau panjang dg rintik kesejukannya Biarlah aku yang tak berdaya ini kembali tak berdaya  Bersimpuh pada kaki tuan, menangis.  Ditanya mengapa? Aku yang tak berdaya kembali tak berdaya Diamku enggan berkata Tuan disini, tapi puan ini kekasihnya siapa? A.W 22 03 2020

Memilih Memutuskan

Katanya seni memilih dan memutuskan sebuah pilihan.. Malam ke siang aku fajar Bolehlah aku mengintip embun Siang ke malam aku Senja Bolehlah aku mengintip bintang Aku mau pukul lima fajar Aku mau pukul lima senja Aku mau siang dan malam tidak menjadi pilihan ⛅🌠  A.W. 21:28 Jum'at, 13 Maret 2020.

Jangan Sisakan

Jangan Sisakan Ambillah semua dariku ya Tuhan Asal jangan tinggalkan aku.. Ibarat orang yang sedang kasmaran jika kau inginkan moetiara akan ku berikan, Inginkan bulan akan ku upayakan Raga dan nyawa pun silahkan Asal janganlah aku engkau tinggalkan. 03 Maret 2020

Aku Tidak Tahu

Pada saatnya nanti ku kan mengerti Menimpanya ini padaku. Mulanya ini .. Semua, olehku .. Lampu kota yang menerobos sela-sela jendela, biasan rindu kadang terbawa. Dipuisikanlah dengan sebaik-baiknya lidah, Tidak segampang saat melantunkan hits Rhoma Irama Bahtera Cinta, Kadang sulit juga bak lagunya Roda Kehidupan. Sejujur aku menulis ini Sejujur pula aku tak ingin kembali Rindu yang tak tersulur Cita-cita yang tersungkur Ibu bapakku yang menina bobokkan aku selalu, Sekarang putrimu ragu, Dapatkah ia meninabobokkan jua. Urusan ini itu , Urusan perasaannya Urusan patah hatinya. . Terlalu cupu sekarang untuk alasan yg di ada-adakan. Saat sahabat kecil mengatakan sholatlah sepertiga malam Nyatanya tidur melenakan, Mulailah sesuatu, Nyatanya menunda membutakan. Mulai tertidur sepertiga malam sekali lagi untuk urusan ini itu. Sudah aku katakan pada Tuhan seperti kusampaikan pada diriku. "Aku Tidak Tahu" Kenyataan itu maya Maya nyata adanya ...

AKSARA

Laksana aksara tak tereja Mengendap pada fikiran yang mengudara Menggerakkan nuranimu ke samudra Ceburkan seluruh pemahamanmu ke palungnya Temukan dasarnya, Gelaap kau tertikam .. Tak harus semua yg terasa tereja Sebagai bukti kekuasaan Tuhan Kamulah HambaNya yang tercinta Maka kamu adalah tawananNya Sesekali memaksakan logika menalar sesuatu yang tak ternalar Seperti kayu terbakar takkan kembali utuh , Aku ingin merasa , Aku ingin rahman-rahim sebagai rasa tertinggi merasa Merasakan derita para pendosa yang hilang arah juga derita para te-taqwa yang senantiasa berderu rindu megahnya Tajmahal simbol merasa Prambanan yang tak pernah rampung Merasa yang tak pernah urung, Bertapa t idak lagi di goa-goa, Aku ditempat hiburan para pendosa dan tetaqwa Aku diantaranya .. Aku ini kehendak yang kehendaknya ia pasrahkan pada TuhanNya. Aminah w.d