Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Untuk Bisa Bersamamu

Aku mencintaimu dulu saat bersama Dan tetap mencintaimu saat tak bersama Baik maupun buruk tidak menafikan fakta bakwa cinta selalu ada Setelah mati berkali-kali, tidak akan ada yang menahanku untuk tidak mengenalimu Setelah hidup berkali-kali, tidak akan ada yang menahanku untuk tak berjumpa denganmu.

Biru Dongker

 Di malam itu..  Kau menemaniku  berjalan di antara gelapnya pepohonan Tumbuhan merambat di kiri dan kanan menyaksikan Kau bernyanyi denganku  Menandungkan lirik-lirik romantis Sampai ketika malam berlalu dan angin dijendela mulai mengikis Kau bergurau denganku Bercerita ini dan itu Masih tersisa endapan hela napasmu Kau memintaku memakai baju yang seragam denganmu Biru dongker ya, Katamu Nampak sayuk di mata Namun pilu di hati Ketika di malam lain Kau tak lagi menemani Pohon pun tinggal satu atau dua Tumbuhan merambat di balut embun seraya air mata  Ketika di malam lain Aku hanya bernyanyi sendiri Menyenandungkan lirik-lirik sedih Memetik senar yang bergetar tiada henti Ketika di malam lain Tak ada gurauan lagi Cerita pun sudah enggan mengikuti Endapan hela nafasmu pun sudah mulai menepi Ketika di malam lain Kau pergi tanpa memintaku  Untuk menanti. Aris Munandar, 13 Okt 2019 (by Acil buat Mantan) 😆