Langsung ke konten utama

Tongkat sihir

Demi Tuhan aku mengenangmu, menatap benda mati itu melayang hilang ke putaran waktu
Tiada yang lebih ajaib ketimbang waktu itu.
Sihir sihir sudah disebar, hidup dimasa kini, detik yang membeku membuat sekeliling mudah ditangkap indra,
Menggantung berbandulan sebelum hujan.

Dikenangkan di dinding-dinding langit,
Hal baik terulang ketika putaran sesuai tarikan.
Menjentikkan jari, ini terjadi.. 

🍧

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toba

 Batu besar. Menghitung sisa-sisa waktu sambil membangun tembok pertahanan, dipersimpangan kau teroesir, ketepian kau berada, menyeruput kopi dipinggir Toba, Samosir pula kau cari ditengah, kayuhkan dayung, seot menyeot dayungku lapuk, layarku kisut, menyeruput kopi, kailku tak goyah, megaku muram lalu hilang. 03 01 2021

Dunia

  Siapa yang merenggut seyummu itu? Manis namun getir Siapa yang kau beri cahayamu? Kilau di matamu kian temaram Dunia, aku ingin memberimu yang terbaik Dunia, kau renggut yang terbaik Dunia, sekarang berikan aku yang terindah . 05-05-23

Sejauh mana

Sejauh mana manusia bisa pergi, Sedalam mana manusia bisa mencintai, Sedalam kau berfikir lalu terbakar dan habis. Sambil tersenyum dia mati. Dalam ketiadaan dia bersarang, Hingga tiada batas, antara yang nyata dan fana Seluas yang tiada batas. 09 09 2021