Langsung ke konten utama

Pada Takdir Pedihmu yang Ingin ku Gantikan

Pada cita-cita dan harapan.

pada waktu yang mengajarkan,

Pada takdir yang kutulis namun tak bertahan.

Pada Tuhan tempat ku bergantung pada keputusan final.

DiberikanNya hadiah padaku sosok sempurna,

Sebagai teman, kebahagian, kehilangan, kemudian pengajaran.

Pada cita-cita awal atas pendidikan.

Harapan akan hidup mapan.

Takdir yang aku idamkan.

Pada final yang berubah total.


Paket lengkap untuk seorang yang datang dengan singkat, 

seperti telah mengarungi 3600 tahun lebih hidup di dunia.

Pada seluruh kompleksitas emosi dan cara menghadapinya.

Pada takdirnya yang ingin ku tanggung, 

atas sengsaranya yang ingin kupikul,


30072021


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toba

 Batu besar. Menghitung sisa-sisa waktu sambil membangun tembok pertahanan, dipersimpangan kau teroesir, ketepian kau berada, menyeruput kopi dipinggir Toba, Samosir pula kau cari ditengah, kayuhkan dayung, seot menyeot dayungku lapuk, layarku kisut, menyeruput kopi, kailku tak goyah, megaku muram lalu hilang. 03 01 2021

Dunia

  Siapa yang merenggut seyummu itu? Manis namun getir Siapa yang kau beri cahayamu? Kilau di matamu kian temaram Dunia, aku ingin memberimu yang terbaik Dunia, kau renggut yang terbaik Dunia, sekarang berikan aku yang terindah . 05-05-23

Sejauh mana

Sejauh mana manusia bisa pergi, Sedalam mana manusia bisa mencintai, Sedalam kau berfikir lalu terbakar dan habis. Sambil tersenyum dia mati. Dalam ketiadaan dia bersarang, Hingga tiada batas, antara yang nyata dan fana Seluas yang tiada batas. 09 09 2021