Langsung ke konten utama

Kisah-kisah Kehilangan

Akhirnya tiba juga, tangan Tuhan menulis kisah-kisah kehilangan.

Satu per satu dari mereka mengangguk tanpa berdalih.

Waktu yang menyekat tirai-tirai, entah hati yang senantiasa tanpa perduli.

Setelah kehilangan dan keterasingan, aku yakin Tuhan tak menyisakan satupun untukku kecuali kehadiranNya sendiri.

Untuk hitamnya hati ini, Tuhan tetap membiarkan aku hidup.

Untuk buruknya prasangka ini, Tuhan memberi makan.

Hanya untuk makhluk seperti aku ini, Tuhan mau hadir di hatiku.


29052021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toba

 Batu besar. Menghitung sisa-sisa waktu sambil membangun tembok pertahanan, dipersimpangan kau teroesir, ketepian kau berada, menyeruput kopi dipinggir Toba, Samosir pula kau cari ditengah, kayuhkan dayung, seot menyeot dayungku lapuk, layarku kisut, menyeruput kopi, kailku tak goyah, megaku muram lalu hilang. 03 01 2021

Dunia

  Siapa yang merenggut seyummu itu? Manis namun getir Siapa yang kau beri cahayamu? Kilau di matamu kian temaram Dunia, aku ingin memberimu yang terbaik Dunia, kau renggut yang terbaik Dunia, sekarang berikan aku yang terindah . 05-05-23

Sejauh mana

Sejauh mana manusia bisa pergi, Sedalam mana manusia bisa mencintai, Sedalam kau berfikir lalu terbakar dan habis. Sambil tersenyum dia mati. Dalam ketiadaan dia bersarang, Hingga tiada batas, antara yang nyata dan fana Seluas yang tiada batas. 09 09 2021