Matahari dalam peredarannya subuh ini menggetarkan
Menyematkan banyak do’a dengan permohonan yang hati-hati
Sayang kunang tak lagi ada, penerang di remang malam
Meski tak cukup waktu pada subuh yang singkat, dengan baris
do’a teramat panjang
Ringkasnya Tuhan tahu, yang ku mau
Dan pastinya Tuhan lebih tahu, yang ku butuh.
Do'aku lebur,
rasanya seluruh resah mengudara, berbarengan embun yang perlahan hilang
Matahari meninggi, do’a-do’a menyentuh langit
semburatnya telah sampai ke hati
lalu sedikit aku mengerti,
Pengajaran pada perjalanan panjang.
Komentar
Posting Komentar